Literasi

Maulid Nabi Muhammad SAW: Refleksi Kegembiraan, Keberkahan, dan Keteladanan

Foto Penulis

Lulu Faoziah, S.IP.

Penulis
Kamis, 31 Oktober 2024

Oleh: Lulu Faoziah


YSH News - Kegiatan memperingati kelahiran Nabi Muhammad SAW. atau yang biasa dikenal dengan sebutan “Maulid Nabi” memiliki makna yang mendalam. Secara bahasa, Maulid Nabi berarti kelahirannya Nabi, sedangkan secara istilah dapat diartikan sebagai peringatan hari lahirnya Nabi terakhir pembawa wahyu pamungkas, yaitu Nabi Muhammad SAW. Oleh karena itu, seluruh makhluk, baik yang hidup maupun yang mati merasakan kegembiraan akan kedatangannya ke muka bumi.


Seluruh peserta didik SD Islam Pembangunan (SDIP) turut merayakan Maulid Nabi setiap tahunnya sebagai bagian dari tradisi yang telah menjadi agenda penting di SDIP. Pada tahun ini, perayaan dilaksanakan pada Kamis (31/10) yang dalam kalender Hijriyah bertepatan pada tanggal 28 Rabiul Tsani atau Rabiul Akhir. Momen ini dipenuhi dengan berbagai kegiatan yang bertujuan untuk menumbuhkan rasa cinta dan penghormatan terhadap Nabi Muhammad SAW. 


Semangat dan rasa khidmat segenap keluarga besar SDIP sangat terlihat dalam merayakan acara Maulid Nabi tahun ini dengan dihadiri oleh seluruh peserta didik, guru, tenaga kependidikan, karyawan, komite, dan keluarga besar Yayasan Syarif Hidayatullah, yang bersama-sama mengikuti seluruh rangkaian acara. Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang untuk mengenang kelahiran Nabi Muhammad SAW, tetapi juga sebagai wahana untuk mempererat tali silaturahmi antar sesama warga sekolah serta menumbuhkan nilai-nilai keteladanan yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.


Acara dimulai dengan pembukaan oleh MC dari anak-anak hebat, yaitu ananda Ziano Alifiandra Harahap (5 Amanah) dan ananda Alula Bashira (5 Amanah), melalui arahan pembacaan Al-Fatihah bersama-sama. Kemudian, acara dilanjutkan dengan pembacaan tilawah Al-Quran oleh Ananda Faira dari TKIP, berikut sari tilawah yang disampaikan oleh Ananda Alvaronizam Muhyiddin (4 Amanah). Sesi ini berlangsung secara khidmat karena ayat-ayat yang dibacakan mengandung makna yang sangat dalam tentang tujuan dari kelahiran Nabi Muhammad SAW., yang tidak lain tidak bukan adalah sebagai Rahmat lil Alamin (Rahmat bagi seluruh Alam). Makna ini juga menegaskan bahwa Nabi Muhammad SAW. tidak hanya memberikan keberkahan bagi umat muslim di bumi saja, tapi terhadap seluruh makhluk hidup yang ada di seluruh alam, baik manusia, hewan, tumbuhan, jin, dan benda mati sekalipun.   


Acara dilanjutkan dengan sambutan oleh Direktur Pendidikan Yayasan Syarif Hidayatullah Jakarta yaitu, Bapak Prof. Dr. H. Fauzan, MA. Beliau menyampaikan pesan kegembiraan dan rasa syukur kepada seluruh peserta didik dan tamu undangan atas kesempatannya bersama-sama memperingati kelahiran Nabi Muhammad SAW. Setelah sambutan berlangsung, doa dipimpin oleh Mr. Yogi Sulaeman, Lc., S.Kom.I., M.A. Para peserta didik dan tamu berdoa secara khidmat, mengharapkan Nabi Muhammad SAW menyaksikan doa kita semua. 


Acara berlangsung lancar dengan berbagai kegiatan yang mengisi perayaan, antara lain salawat bersama, mendengarkan dongeng kisah Nabi dari Bapak Ilham Khaerul Anam yang kerap dipanggil Kak Igo, penampilan dari siswa-siswi TKIP, serta ekstrakurikuler tari dan angklung dari anak-anak hebat SDIP. Berbagai ekspresi kegembiraan tertuang dalam setiap kegiatan yang telah berlangsung, mencerminkan rasa syukur yang diberikan oleh Nabi Muhammad SAW kepada keluarga besar SDIP. 


Refleksi yang paling mudah ditangkap oleh peserta didik adalah melalui pembelajaran audio visual. “Semoga kegiatan ini bisa menjadi sarana pembelajaran bagi siswa-siswi SDIP untuk terus meneladani akhlak Rasulullah SAW,” ujar Ms. Faila Qurrota A'yun S.Pd. (Wali Kelas 2C). Kemudian acara dilanjutkan dengan menonton, bershalawat, dan mewarnai di kelas masing-masing. Segenap keluarga besar SDIP mempelajari dan memahami makna Maulid Nabi dan mengenal perjalanan Nabi Muhammad SAW sedari lahir hingga membawa keberkahan bagi seluruh alam semesta. Akhir kata dari tim redaksi, mari terus mengukir prestasi dengan meneladani akhlak Rasulullah SAW.